Tanggamus

Sekda Tanggamus Dorong Dukungan Pekon terhadap Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

×

Sekda Tanggamus Dorong Dukungan Pekon terhadap Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

Sebarkan artikel ini
Sekda Tanggamus Dorong Dukungan Pekon terhadap Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer
Pertemuan Sosialisasi dan Advokasi Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Tingkat Pekon Kabupaten Tanggamus yang digelar di Aula Serumpun Padi, Gisting, Kamis, 16 Juli 2026. | Ist

Potensinews.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi, M.M., meminta seluruh kepala pekon memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) hingga tingkat desa. Dukungan tersebut meliputi penguatan regulasi, penganggaran, hingga pemberdayaan kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Suaidi saat membuka Pertemuan Sosialisasi dan Advokasi Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Tingkat Pekon Kabupaten Tanggamus yang digelar di Aula Serumpun Padi, Gisting, Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, jajaran Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), para camat, kepala pekon lokus ILP se-Kabupaten Tanggamus, organisasi profesi, serta para peserta kegiatan.

Baca Juga:  HMI Cabang Persiapan Tanggamus Gelar Latihan Kader II Tingkat Nasional

Dalam sambutannya, Suaidi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk dukungan dana hibah Global Fund melalui komponen Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) Tahun 2026 yang mendukung percepatan implementasi program tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Tanggamus telah berhasil menerapkan ILP di seluruh puskesmas. Namun, keberhasilan tersebut harus diikuti dengan penguatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pekon.

“Saat ini Kabupaten Tanggamus telah berhasil mengimplementasikan ILP di 100 persen puskesmas yang kita miliki. Ini adalah capaian yang luar biasa. Namun tantangan kita tidak berhenti di tingkat puskesmas saja,” kata Suaidi.

Ia menegaskan, puskesmas tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pelayanan kesehatan di tingkat desa melalui Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKD/K), Puskesmas Pembantu (Pustu), dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Baca Juga:  SPMB 2026 Tanggamus Terapkan Sistem Online dan Offline untuk Jangkau Seluruh Wilayah

Suaidi menilai kader kesehatan di tingkat pekon memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memantau kesehatan masyarakat, mulai dari ibu hamil, bayi, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala pekon memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada kader kesehatan agar mampu menjalankan fungsi promotif dan preventif secara optimal.

“Saya meminta Kepala Pekon secara aktif menyelaraskan APBDes/Dana Desa untuk mendukung operasional sarana kesehatan primer, insentif kader, serta pemenuhan sarana dasar UPKD/K,” tegasnya.

Selain penguatan anggaran, Suaidi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Bapperida, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah pekon.

“Upayakan agar tidak ada lagi ego sektoral dalam urusan menyelamatkan nyawa manusia dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tanggamus,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadiri Pengajian Akbar di Kabupaten Tanggamus, Gubernur Arinal: Pemprov Lampung Sangat Memperhatikan Kehidupan Religius (Agamis), Berbudaya, Aman dan Damai

Di akhir sambutannya, Suaidi meminta seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk menyusun rencana tindak lanjut yang konkret, terukur, dan dapat segera dilaksanakan di masing-masing wilayah.

Ia berharap sinergi seluruh pihak mampu memperkuat pelayanan kesehatan primer sekaligus mewujudkan visi Tanggamus Sehat.