Potensinews.id – Langkah konkret untuk menekan aksi balap liar sekaligus memacu perputaran ekonomi masyarakat terus digalakkan.
Salah satunya lewat kejuaraan balap motor dan mobil resmi yang diinisiasi oleh Exrider Lampung berkolaborasi dengan IMI Korwil Lampung Selatan.
Ajang otomotif bergengsi ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serta perangkat desa setempat. Kompetisi dirancang untuk memfasilitasi para pecinta kecepatan agar bisa menyalurkan bakat di lintasan yang aman dan terukur.
Ketua Exrider Lampung, Heri Andriansyah, S.E., menjelaskan bahwa selain menjadi wadah pembinaan atlet otomotif, kegiatan ini diproyeksikan mampu mendongkrak pendapatan pelaku UMKM lokal serta mempromosikan potensi pariwisata daerah.
“Kami ingin memberikan ruang positif bagi generasi muda agar tidak lagi melakukan balap liar di jalan raya. Melalui event ini, roda ekonomi warga sekitar sirkuit juga diharapkan ikut bergerak,” ujar Heri, Sabtu, 6 Juni 2026.
Agenda olahraga motor ini dikelola bersama IMI Korwil Lampung Selatan yang diketuai oleh Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., IPP. Sinergi ini memastikan seluruh aspek regulasi keselamatan balap terpenuhi dengan standar baku.
Pihak panitia turut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan warga dan jajaran aparatur desa setempat yang telah menyambut baik rencana penyelenggaraan kompetisi ini.
“Kami berterima kasih atas bantuan dan dukungan penuh dari masyarakat beserta Kepala Desa Sabah Balau, Bapak Pujianto, S.E., M.M., yang telah memfasilitasi ruang untuk event ini,” tambahnya.
Sesuai jadwal, kejuaraan ini akan dipusatkan di Sirkuit Non Permanen Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Kompetisi terbagi ke dalam dua kategori balap utama.
Kategori pertama adalah kejuaraan Drag Race (mobil) yang akan digulirkan pada Sabtu, 13 Juni 2026. Sementara untuk kategori kedua, yakni Drag Bike (motor), bakal dilaksanakan pada keesokan harinya, Minggu, 14 Juni 2026.
Melalui kehadiran sirkuit resmi ini, para penggemar otomotif di Lampung diharapkan dapat bertanding secara sportif sesuai aturan, sehingga angka fatalitas akibat aksi balap liar di jalanan umum dapat diminimalisasi secara signifikan.












