Berita

Selaraskan Visi dan Misi, PPTQ Assahil Gelar “Pasrah Bongkokan” untuk Santri Baru

×

Selaraskan Visi dan Misi, PPTQ Assahil Gelar “Pasrah Bongkokan” untuk Santri Baru

Sebarkan artikel ini
Selaraskan Visi dan Misi, PPTQ Assahil Gelar "Pasrah Bongkokan" untuk Santri Baru
Suasana kegiatan Pasrah Bongkokan santri baru PPTQ Assahil di Abdul Qoyyum Mini Hall, Ahad (12/7/2026). (Foto: Istimewa)

Potensinews.id — Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ) Assahil akan menggelar kegiatan “Pasrah Bongkokan” sebagai rangkaian penyambutan santri baru Tahun Ajaran 2026. Kegiatan ini menjadi simbol penyerahan amanah sekaligus komitmen bersama antara orang tua, santri, guru, dan lembaga pesantren dalam membangun pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Mengusung tema “Selaraskan Visi, Pahami Misi, Sukseskan Santri”, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 12 Juli 2026 atau 27 Muharram 1448 Hijriah, pukul 10.00 WIB di Abdul Qoyyum Mini Hall, lingkungan PPTQ Assahil.

“Pasrah Bongkokan” memiliki makna mendalam sebagai bentuk penyerahan penuh santri kepada para masyayikh, dewan guru, dan lembaga pesantren untuk dibimbing selama menjalani proses pendidikan. Momentum ini juga menjadi penguat sinergi seluruh pihak demi mewujudkan keberhasilan para santri.

Baca Juga:  BRImo Jadi Andalan Transaksi Digital, BRI Kanca Teluk Betung Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat

Dalam materi kegiatan dijelaskan, keberhasilan pendidikan santri ditopang oleh tiga pilar utama, yakni doa dan ikhtiar orang tua, ketaatan serta kesungguhan santri dalam menuntut ilmu, serta komitmen guru dan lembaga dalam memberikan pembinaan.

Nilai tersebut sejalan dengan kaidah yang berbunyi, “يُحتاج فى التعلّم والتفقّه إلى جدّ ثلاثة: المتعلم، والأستاذ، والأب”, yang bermakna bahwa keberhasilan dalam belajar dan memahami agama membutuhkan kesungguhan dari tiga unsur, yakni santri, guru, dan orang tua.

Pimpinan PPTQ Assahil, Muhammad Latif Mukti, Lc., M.A., mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antara pesantren dengan wali santri.

“Melalui Pasrah Bongkokan ini kami ingin membangun kesepahaman visi antara orang tua, santri, dan pesantren. Dengan bersatunya doa, ketaatan, serta komitmen bersama, insyaallah akan lahir generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia dan memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasus KDRT di Lampung Utara, Kuasa Hukum Sebut Laporan Balik Suami Amelia Upaya Kriminalisasi

Kegiatan tersebut juga akan dihadiri Eko Prasetiyo, S.E., selaku Kepala Cabang Pembantu (KCP) BSI Teluk Betung, Bandar Lampung. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap peran PPTQ Assahil dalam mencetak generasi Qur’ani sekaligus menegaskan komitmen Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk terus mendukung berbagai program pendidikan di lingkungan pesantren.

“Kami dari BSI Teluk Betung siap bersinergi dan mendukung kegiatan-kegiatan positif yang diselenggarakan PPTQ Assahil. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat yang lebih luas bagi santri maupun masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan “Pasrah Bongkokan”, PPTQ Assahil berharap terbangun hubungan yang semakin erat antara pesantren, orang tua, dan santri sehingga proses pendidikan dapat berlangsung lebih optimal serta melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, dan siap mengabdi kepada masyarakat.