Potensinews.id — Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman di Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terus menunjukkan progres. Hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, sementara beberapa bagian lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Ketua Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman, drg. Alif Chandra Aryono, M.K.M., menyampaikan rasa syukur atas progres pembangunan yang telah dicapai sekaligus mengapresiasi seluruh panitia dan para donatur yang selama ini telah memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, progres pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman sampai saat ini terus berjalan. Struktur lantai satu telah selesai, dinding bata lantai satu selesai, begitu juga petak-petak ruangan lantai satu,” kata Alif.
Selain pekerjaan yang telah rampung, saat ini panitia bersama tim pelaksana masih mengerjakan sejumlah bagian pembangunan. Di antaranya pembangunan toilet dan salurannya, pemasangan rangka dak lantai dua menggunakan bondek dan jaring besi, pembuatan tangga menuju lantai dua, serta pembuatan pintu gudang dan perlengkapannya.
Menurut Alif, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kontribusi seluruh panitia serta para donatur yang telah mengambil bagian dalam pembangunan.
“Jazakallah kepada seluruh panitia yang telah turut andil dengan niat yang sama untuk menyelesaikan bangunan ini. Insyaallah segala daya dan upaya yang telah diberikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT kepada kita semua. Semoga menjadi amal dan mendapatkan balasan surga. Aamiin,” ujarnya.
Verifikasi dan Transparansi Donasi
Alif juga menyampaikan bahwa setelah pekerjaan yang saat ini masih dalam proses selesai, panitia akan melakukan verifikasi dan evaluasi sebelum menentukan tahapan pembangunan selanjutnya.
Langkah tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pimpinan proyek di lapangan dan menjadi bahan refleksi bersama panitia. Terlebih, setelah pengecoran dak lantai dua nantinya diperlukan waktu pengerasan minimal 28 hari.
“Setelah pengerjaan yang sedang berlangsung selesai, sembari menunggu pengerasan cor dak minimal 28 hari, akan dilakukan verifikasi pekerjaan dan aktivitas tukang sementara diistirahatkan,” jelasnya.
Verifikasi tersebut meliputi sejumlah aspek, antara lain donasi dana yang masuk dan keluar, donasi barang yang masuk dan keluar, serta bahan habis pakai (BHP) yang dibelanjakan, digunakan dan sisanya.
“Dari lingkup tersebut akan kita verifikasi bersama. Jika semuanya clear atau terdapat selisih yang masih dapat ditoleransi, maka akan diagendakan diskusi untuk rencana melanjutkan pekerjaan. Namun jika terdapat selisih yang besar, kita akan bersama-sama mencari jalan tengah atau solusinya,” kata Alif.
Ia meminta seluruh panitia, mulai dari sekretaris, bendahara, koordinator panitia hingga tim yang terkait, untuk mulai lebih awal melakukan penyusunan dan identifikasi laporan.
“Hal ini guna kelancaran, transparansi dan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban kita semua. Untuk jadwal pastinya akan menyusul setelah progres pekerjaan yang sedang dalam proses selesai,” tambahnya.
Ajak Masyarakat Lampung Berpartisipasi
Di tengah progres pembangunan tersebut, panitia juga masih mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Alif mengajak masyarakat Provinsi Lampung, khususnya jamaah Masjid Al Iman Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman.
“Pembangunan ini merupakan ikhtiar bersama. Kami memohon partisipasi masyarakat Provinsi Lampung, khususnya jamaah Masjid Al Iman, untuk bersama-sama membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ungkap Alif.
Menurutnya, dukungan masyarakat akan menjadi energi penting untuk menyelesaikan pembangunan hingga seluruh fasilitas Pondok Tahfizh Al Iman dapat digunakan.
“Semoga para donatur dan seluruh masyarakat yang telah membantu diberikan keberkahan rezeki dan balasan terbaik dari Allah SWT. Apa yang kita lakukan bersama ini mudah-mudahan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir,” tuturnya.
Alif berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar, transparan dan amanah hingga selesai.
“Insyaallah semuanya berjalan lancar hingga selesai. Apa yang telah kita lakukan bersama semoga berbuah amal dan kita semua mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Aamiin,” pungkasnya.
Panitia Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman pun mengajak masyarakat untuk terus bergotong royong mendukung pembangunan tersebut. Setiap bentuk partisipasi, baik berupa dana, material maupun dukungan lainnya, diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan tempat pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani di Gedong Meneng.












