Pesisir Barat

Garis Pantai Panjang dan Rawan Laka Laut, Bupati Dedi Irawan Desak Basarnas Buka Pos SAR di Pesibar

×

Garis Pantai Panjang dan Rawan Laka Laut, Bupati Dedi Irawan Desak Basarnas Buka Pos SAR di Pesibar

Sebarkan artikel ini
Garis Pantai Panjang dan Rawan Laka Laut, Bupati Dedi Irawan Desak Basarnas Buka Pos SAR di Pesibar
Bupati Pesisir Barat Dukung Pembentukan Pos SAR Basarnas

Potensinews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat mendorong percepatan pembentukan Pos Pencarian dan Pertolongan (Pos SAR) definitif di wilayahnya.

Keberadaan pos taktis tersebut dinilai sangat krusial untuk memperkuat pelayanan keselamatan masyarakat serta penanganan cepat kondisi darurat di sepanjang kawasan pantai.

Rencana strategis ini dibahas langsung dalam audiensi antara Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama jajaran Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor Kelas A Lampung di ruang kerja bupati pada Senin, 8 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Dedi Irawan didampingi Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Barat, Herdy Wilismar, S.H., M.M. Sementara dari pihak Basarnas dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansah.

Baca Juga:  Bupati Dedi Irawan Kukuhkan Pengurus FKUB Pesisir Barat Periode 2025-2030

Deden Ridwansah memaparkan bahwa pembukaan unit pos baru di Kabupaten Pesisir Barat memiliki nilai urgensi yang sangat tinggi. Faktor utamanya adalah kondisi geografis daerah yang memiliki garis pantai panjang, masifnya aktivitas nelayan tradisional, serta status Pesisir Barat sebagai destinasi wisata selancar (surfing) dunia yang terus berkembang.

Bupati Dedi Irawan menyambut baik dan memberikan garansi dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah terkait pemenuhan fasilitasi yang dibutuhkan. Keberadaan personel SAR yang menetap di daerah diyakini akan memotong waktu respons (response time) evakuasi secara signifikan.

“Pos SAR ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi wilayah kami. Kehadirannya sangat dinantikan untuk memproteksi keselamatan warga lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara. Kita ingin penanganan insiden di laut dapat berjalan cepat, tepat, dan profesional,” kata Dedi.

Baca Juga:  Cetak Rekor 7 Kali Beruntun, Pemkab Pesisir Barat Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Pemkab mencatat bahwa kerawanan terhadap kecelakaan laut dan insiden wisata pantai di daerah ini tergolong fluktuatif namun berisiko tinggi. Oleh karena itu, kesiapan unit penyelamat terpadu tidak bisa ditunda lagi demi memberikan jaminan rasa aman bagi industri pariwisata daerah.

Selain pematangan pos baru, forum audiensi ini dimanfaatkan kedua belah pihak untuk mempererat koordinasi penanggulangan bencana, sinkronisasi pemetaan wilayah rawan, serta rencana peningkatan kapasitas kesiapsiagaan relawan kemanusiaan berbasis masyarakat lokal.

Menutup rangkaian agenda kelembagaan tersebut, Kepala Basarnas Lampung menyerahkan cenderamata kepada Bupati Dedi Irawan sebagai simbol kuatnya komitmen kemitraan kedua institusi dalam menjaga aspek keselamatan publik di Bumi Para Saibatin dan Ulama.