Potensinews.id – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tubaba, Senin, 22 Juni 2026.
Dalam penyampaiannya, Bupati Novriwan Jaya menegaskan bahwa Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan bagian penting dari siklus pengelolaan keuangan daerah sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah kepada masyarakat serta DPRD.
Bupati menjelaskan, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2025 telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung dan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-15 kalinya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, dan akuntabel.
“Keberhasilan mempertahankan opini WTP ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah serta dukungan DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Bupati.
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, realisasi APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp933,23 miliar dengan realisasi mencapai Rp858,25 miliar atau 91,96 persen.
Sementara itu, belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp946,80 miliar terealisasi Rp864,18 miliar atau 91,27 persen. Adapun pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp13,89 miliar atau 102,33 persen dari target yang ditetapkan.
Dari hasil perhitungan tersebut, Kabupaten Tulang Bawang Barat mencatatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp7,95 miliar yang berasal dari efisiensi dan penghematan belanja pada perangkat daerah.
Dalam rapat paripurna lanjutan yang membahas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, Pemerintah Kabupaten Tubaba menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, saran, dan kritik konstruktif yang disampaikan seluruh fraksi sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi, ekstensifikasi, serta digitalisasi sistem retribusi daerah guna memperkuat kemandirian fiskal.
Selain itu, evaluasi terhadap program dan kegiatan yang memiliki daya serap rendah akan terus dilakukan agar anggaran lebih efektif dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pada aspek pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mencatat sejumlah indikator positif sepanjang periode 2021–2025. Peningkatan kualitas infrastruktur secara bertahap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menurunkan angka kemiskinan dari 20,35 ribu jiwa menjadi 19,04 ribu jiwa, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 70,61 pada 2025.
Pemerintah daerah juga terus mendorong transformasi ekonomi melalui hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, termasuk pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas unggulan seperti karet, singkong, dan kelapa sawit. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Di bidang pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tubaba menegaskan komitmennya memperkuat Program Tubaba Q Sehat melalui perbaikan sistem pengadaan dan distribusi obat-obatan, bahan medis habis pakai, serta alat kesehatan agar layanan kesehatan gratis di sembilan kecamatan dapat berjalan optimal.
Pemerintah juga memastikan tidak ada lagi penolakan pasien gawat darurat dari keluarga kurang mampu akibat persoalan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.
Selain itu, pemerintah daerah tengah melakukan pembaruan dan validasi data kepesertaan BPJS Kesehatan secara menyeluruh bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan untuk memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menutup penyampaiannya, Bupati Novriwan Jaya berharap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus dipertahankan demi mewujudkan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang semakin sejahtera, merata, kreatif, inovatif, maju, dan berdaya saing.
“Semoga seluruh ikhtiar pembangunan yang kita lakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membawa Kabupaten Tulang Bawang Barat menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing,” tutupnya.












