Potensinews.id — Pimpinan Cabang Bulog Tahuna bersama anggota DPD RI dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sangihe memantau penyaluran bantuan pangan berupa sembako di Kelurahan Tona II, Kecamatan Tahuna Timur, Senin, 18 Mei 2026.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok dan tantangan ekonomi global.
Pimpinan Cabang Bulog Tahuna, Arsul Tallamma, menjelaskan bahwa bantuan pangan yang dialokasikan untuk Februari dan Maret 2026 saat ini sedang disalurkan secara bertahap di setiap kelurahan dan desa.
“Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, kami baru menyalurkan bantuan di dua kecamatan, yakni Tahuna Timur dan Kecamatan Kendahe. Selanjutnya penyaluran akan terus dilakukan di setiap kelurahan dan desa berupa bantuan beras dan minyak kelapa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan pangan tersebut akan disalurkan setiap hari kerja dan didistribusikan langsung ke kantor kelurahan maupun desa. Setiap paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak kelapa.
Dalam kegiatan itu turut hadir anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Stefanus B.A.N Liow, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marthin Pudihang.
Menurut Arsul, program bantuan tersebut bertujuan menjaga stabilisasi harga pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi persoalan dan krisis pangan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Dinas Ketahanan Pangan yang terus mendukung proses distribusi dan koordinasi lintas sektor.
“Saya berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marthin Pudihang, menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi bantuan pangan berjalan lancar.
“Ini merupakan bentuk sinergi pemerintah bersama Perum Bulog untuk memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan dalam memperoleh bantuan kebutuhan pokok,” ujarnya.
Lurah Tona II, Venti I. Pandengsolang, menyampaikan bahwa bantuan pangan tahun ini dialokasikan untuk Februari dan Maret dengan total 153 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat.
Ia mengaku bersyukur atas bantuan tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat di tengah kondisi harga pangan yang fluktuatif.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah karena bantuan ini sangat membantu masyarakat menghadapi kondisi pangan yang naik turun,” ujarnya.
Venti juga berharap pemerintah dapat melakukan pembaruan data penerima bantuan secara berkala agar distribusi bantuan lebih tepat sasaran.
“Saya berharap ada pembaruan data setiap enam bulan supaya masyarakat yang sudah tidak layak menerima bantuan dapat digantikan oleh warga lain yang lebih membutuhkan,” katanya.
Ia juga meminta dinas terkait untuk memperbarui data masyarakat penerima bantuan mengingat masih terdapat penerima yang sudah pindah domisili maupun meninggal dunia, sementara masih ada warga yang layak namun belum terdata sebagai penerima manfaat.
Acara penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung lancar dan penuh keakraban. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.












