Potensinews.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menginisiasi pembentukan Tim Kerja Khusus (Task Force) Debottlenecking Hambatan Berusaha guna mengatasi sumbatan struktural yang membayangi dunia usaha nasional.
Langkah intervensi disiapkan untuk mendongkrak daya saing industri di tengah gejolak pasar global.
Inisiatif penyelesaian kendala bisnis dipaparkan Analis Kebijakan Ekonomi APINDO, Ajib Hamdani, dalam forum The 2nd Economic Forum 2026 yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Senin, 31 Agustus 2026.
Ajib menilai sektor industri dalam negeri kini menghadapi tekanan ganda, mulai dari lonjakan harga bahan baku dan energi global, hingga biaya operasional domestik yang tinggi akibat rantai birokrasi berbelit.
“Proses perizinan yang memakan waktu panjang, tarif logistik mahal, ongkos energi tinggi, serta beban pembiayaan perbankan menjadi kombinasi faktor yang menggerus ketahanan pelaku usaha di lapangan,” kata Ajib.
Satgas bentukan asosiasi pengusaha bekerja melalui penerimaan laporan di kanal aduan, perumusan kajian advokasi kebijakan, penyampaian rekomendasi ke kementerian terkait, hingga pemantauan berkala melalui sistem dasbor digital.
Mekanisme penanganan dirancang terukur agar berbagai kendala perizinan maupun investasi tidak terus berulang tanpa penyelesaian nyata antara regulator dan pelaku bisnis.
“Penguatan ekonomi nasional membutuhkan pembenahan mendasar pada hambatan berusaha di dalam negeri. Kolaborasi erat antara birokrasi dan pelaku industri menjadi kunci utama agar iklim investasi kembali kompetitif,” pungkas Ajib.












