Potensinews.id — Momentum launching Cafe Ado Presisi yang digagas Polrestabes Palembang menjadi ajang sinergi antara kepolisian dan sektor properti. Kegiatan ini tidak hanya menandai hadirnya ruang interaksi masyarakat berbasis keamanan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengakses hunian terjangkau.
Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Jalan KH Wahid Hasyim I Nomor 367, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Kegiatan tersebut sekaligus menandai beroperasinya 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumatera Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta jajaran pejabat utama Polda Sumatera Selatan. Seluruh Polres jajaran juga mengikuti kegiatan secara daring sebagai bagian dari penguatan program Presisi Polri.
Di sela kegiatan, Dewi selaku PIC Program KPR DP Asabri Polri dan Umum dari developer mitra Kepolisian Negara Republik Indonesia turut memperkenalkan program perumahan yang terbuka bagi anggota Polri maupun masyarakat umum.
Developer tersebut diketahui telah menjalin kemitraan dengan Polda sejak tahun 2018, khususnya dalam penyediaan hunian layak melalui program subsidi dan komersial.
Dalam pemaparannya, pihak developer menegaskan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara anggota Polri dan masyarakat umum, terutama dalam hal uang muka (DP) maupun harga rumah subsidi.
“Baik anggota polisi maupun masyarakat umum, DP-nya sama. Untuk rumah subsidi, harga juga mengikuti ketentuan pemerintah,” jelasnya.
Program rumah subsidi yang ditawarkan mengacu pada skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan kisaran harga mulai dari Rp166 juta.
Selain itu, developer juga menawarkan rumah komersial dengan skema pembayaran yang cukup ringan.
“Untuk rumah komersial, cukup DP Rp5 juta, booking fee Rp1 juta, sehingga total Rp6 juta sudah bisa terima kunci. Cicilan per bulan sekitar Rp1,7 juta,” tambahnya.
Untuk proyek perumahan subsidi, total pembangunan direncanakan mencapai sekitar 600 unit. Saat ini pengerjaan difokuskan pada beberapa blok, di antaranya Blok C dan D, sementara Blok B akan segera menyusul.
Dari sisi fasilitas, perumahan tersebut telah dilengkapi jaringan listrik dari PLN dengan daya 1.300 watt. Sementara untuk kebutuhan air bersih masih menggunakan sumur sebagai standar awal, dengan potensi pengembangan sesuai kebutuhan penghuni.
Infrastruktur jalan dan sarana lingkungan juga dibangun langsung oleh developer sebagai bentuk komitmen terhadap kenyamanan dan kualitas hunian.
Pihak developer menegaskan bahwa seluruh aspek legalitas perumahan telah lengkap dan jelas, termasuk sertifikat yang sudah dipecah per unit dan siap dibaliknamakan kepada masing-masing pembeli.
Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan hunian yang terjangkau, aman, dan memiliki kepastian hukum.
“Kami berharap masyarakat, baik anggota Polri maupun umum, dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memiliki rumah dengan proses yang mudah dan terpercaya,” tutupnya.
Info & Beli Unit Rumah
KPR DP Asabri & Umum
Contact Person :
WA. 0851 6759 5446












