Way Kanan

Banjir Kembali Terjang Tiuh Balak Pasar, Sekolah dan Masjid Terendam

×

Banjir Kembali Terjang Tiuh Balak Pasar, Sekolah dan Masjid Terendam

Sebarkan artikel ini
Banjir Kembali Terjang Tiuh Balak Pasar, Sekolah dan Masjid Terendam
Genangan banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Sabtu malam (23/5/2026). (Foto: Yuswantoro/Ist)

Potensinews.id — Bencana banjir kembali melanda Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Sabtu malam (23/5/2026). Luapan air merendam sejumlah rumah warga, fasilitas pendidikan, hingga rumah ibadah dengan ketinggian air mencapai 60 hingga 70 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, Sufrianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan banjir sempat merendam kompleks MTS MA Kampung Tiuh Balak Pasar, masjid, serta beberapa rumah warga di sekitar lokasi.

“Izin pimpinan, melaporkan peristiwa banjir di MTS MA Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu malam ini. Terdapat beberapa rumah terendam, sekolah, dan masjid,” ujar Sufrianto dalam keterangannya.

Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut pada Minggu dini hari.

Baca Juga:  Tuntas! Seluruh 8 Tahanan Kabur Polres Way Kanan Berhasil Diringkus

BPBD Way Kanan langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi guna melakukan penanganan serta pendataan dampak banjir. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, banjir diduga dipicu oleh saluran drainase atau siring yang tersumbat sehingga tidak mampu menampung debit air hujan.

“Tim TRC BPBD sudah di lokasi. Hasil monitoring, penyebab banjir karena siring atau saluran air yang macet (tersumbat),” jelas Sufrianto.

Saat ini, petugas bersama warga masih melakukan pembersihan material lumpur dan sampah sisa banjir guna mengantisipasi luapan susulan apabila hujan kembali turun. BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta bergotong royong membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Ketua Komite MA Tiuh Balak Pasar yang juga pengurus PWI Way Kanan, Syarifuddin, meminta pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan banjir yang disebut sudah berulang kali terjadi.

Baca Juga:  Pemkab Way Kanan Evaluasi Keberlanjutan Penerbangan Rute WTX–HLP

“Kami berharap para pemangku jabatan bisa segera bertindak karena ini sudah kesekian kalinya banjir melanda. Kami sudah melapor ke pihak berwenang, tetapi selama ini tidak ada tanggapan dan seolah hanya dianggap angin lalu,” ujar Syarifuddin, Minggu (24/5/2026).

Ia menambahkan, banjir kali ini menyebabkan kerusakan cukup serius, terutama pada fasilitas pendidikan dan rumah ibadah.

“Banjir hari ini cukup parah. Fasilitas sekolah rusak, terutama arsip-arsip penting MA. Selain itu, fasilitas masjid seperti Al-Qur’an dan karpet juga dipenuhi lumpur, belum lagi rumah pimpinan yang ikut terendam. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan semestinya tidak perlu terjadi jika pihak berwenang segera menindaklanjutinya,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Way Kanan juga turun ke lokasi dengan membawa peralatan seadanya untuk membantu penanganan. Selain itu, anggota DPRD Way Kanan, Holid Habana, turut meninjau langsung lokasi banjir dan kondisi warga terdampak.